Assalaamualaikum Warahmatullaahi Wabaraakaatuh Ane dapat wejangan dari seseorang, beliau sudah cukup lanjut usia, saya salut denga...

Hikmah di balik sebuah pertemuan dengan Pak Haji


Assalaamualaikum Warahmatullaahi Wabaraakaatuh


Ane dapat wejangan dari seseorang, beliau sudah cukup lanjut usia, saya salut dengan cara ibadah nya yang tekun, Alhamdulillaah sya dipertemukan dengan beliau dan diberi nasihat banyak tentang hidup ini.
Pertama-tama beliau memperkenalkan diri lalu beliau menanyakan nama, orang tua, asal dari mana dan lulusan mana sya. beliau ingin tahu dulu bagaimana background saya sebelum diskusi dimulai. beliau mulai memberi saya nasihat.
Pak Haji : "Sebelumnya kamu harus tahu, dari mana kamu berasal, dan akan kemana kamu nanti?"
Ane : "ke Allah"
Pak Haji : "Ya, kalau sudah begitu, kamu harus yakin kamu ini milik Allah, sekarang pak haji mau nanya kamu ingin dicintai Allah atau kamu ingin mecintai Allah"
Ane : "Dua-duanya pak"
Pak Haji : "Iya, tapi yg lebih diprioritaskan yang mana, contohnya gini deh lebih baik kamu mencintai perempuan atau perempuan itu mencintai kamu"
Ane : "Ya lebih baik perempuan itu mencintai saya pak... hhe"
Pak Haji : "Nah gitu, sama hal nya lebih baik kamu mencintai Allah atau Allah mencintai kamu?"
Ane : "Ya berarti lebih baik Allah mencintai saya"
Pak Haji : "Nah itu, kalau perempuan yg mencintai kamu pasti apa yg kamu mau diturutin, wong dia yang suka kan, sama hal nya Allah pun kalau sudah mencintai kamu InsyaAllah apa yang kamu mau Allah kabulkan,
Kalau Allah sudah mencintai kamu Allah akan mengumumkan ke seluruh penduduk langit bahwa Allah telah mencintai kamu"
Ane : "MasyaAllah" sangat tertegun mendengar nya...
Pak Haji : "Kamu cita-cinta mau jadi apa?"
Ane : "Sebenarnya saya ingin menjadi pengusaha dan InsyaAllah hasil dari usaha sya untuk kepentingan agama, misalnya membangun pesantren"
Pak Haji : "Ya bagus itu, banyak sekarang yg berlomba - lomba hanya untuk dunia, padahal yang mereka perebutkan hanya sebesar sebutir pasir dilautan di mata Allah, kalau bumi saja sebesar sebutir pasir, lalu sebesar apa kita..
Ane : "Sebesar kuman mungkin , eh lebih kecil daripada itu hhe.."
Pak Haji : "Kamu ada keinginan untuk haridz Al Qur'an, pak haji punya sebuah lembaga untuk membentuk tahfidz Al Qur'an dan Da'i"
Ane : "Wah saya tertarik pak,"
Pak Haji : "Ya sudah nanti kamu daftar ke sekretariat, kalau ditanya kamu udah hapal berapa juz, jawab saja justru sya datang untuk menghapal bukan satu juz tapi satu Al Qur'an"
Ane : "Tapi saya punya daya hafal yang kurang pak"
Pak Haji : "Semua ini milik Allah, kalau Allah sudah jadikan, jadi.. pak haji mau kasih tau 7 senjata agar keinginan kamu tercapai, InsyaAllah"
Saya berusaha memfokuskan diri penasaran apa itu..
Pak Haji : "
1. Jaga Wudhu
2. Shalat Berjama'ah
3. Baca Al-Qur'an
4. Shalat Duha
5. Shalat Tahajud
6. Puasa Sunah
7. Infaq
"
Sebenarnya ane ingin menulisnya tapi waktu itu tisak membawa alat tulis, tapi Alhamdulillaah Allah memberikan ane daya hafal..
Pak Haji : "Kalau daya hafal kamu kurang, bangun malam"
Demikian percakapan ane dengan pak haji yang mungkin ada perubahan dalam kata atau kalimat tapi InsyaAllah intinya sama pada realitanya, seingat ane saja itu. Sebenarnya masih banyak yg belum saya ceritakan. bukan maksud riya hanya ingin berbagi hikmah di balok pertemuan sya dengan pak haji
maaf bila ada salah dalam tulisan ane...

0 komentar: