Kadang saya benci dengan tingkah selalu ingin menang sendiri, selalu merasa paling... ya mungkin secara tidak sadar itu kadang terjad...

Mari Berdamai Kawan, berdampingan dalam perbedaan


Kadang saya benci dengan tingkah selalu ingin menang sendiri, selalu merasa paling... ya mungkin secara tidak sadar itu kadang terjadi pada diri saya sendiri. kadang terlalu terobsesi dengan suatu keberpihakan dan selalu ingin pihaknya dianggap benar, walaupun salah pada kenyataannya. banyak sekali perbedaan antara pihak satu dan yang lainnya. ya namanya juga kehidupan selalu ada perbedaan. dan kadang perbedaan itu menjadi cikal bakal dari sebuah permusuhan, padahal bukan itu yang sebenarnya harus dilakukan.

Cobalah berfikir lebih bijak lagi, kita sebenarnya sama dalam hal ingin menegakan kebenaran dan keadilan di negeri kita tercinta ini. musuh kita bukan bangsa sendiri, musuh kita sebenarnya adalah keburukan. hati nurani pasti tahu mana yang baik dan mana yang buruk, hanya nafsu kita yang melawan kata hati itu. kadang pihak kita dalam keadaan salah kita bela dan mencari-cari pembenaran bukan kebenarannya. terlalu memaksakan kehendak dengan mengesampingkan  cara terbaiknya dari permasalahan yang terjadi.

Lambat laun kebenaran akan menemukan jalan kemenangannya dan kesalahan akan kebingungan menutupi kesalahannya dan akhirnya kalah oleh tingkahnya sendiri, InshaaAllah. kita bersaing bukan untuk saling mengalahkan tapi kita bersaing untuk menjadi lebih baik dari yang lainnya dan itu akan memicu sebuah kemajuan. yang terbelakang kita ajak bersama dalam membenahi negeri ini selama dia masih dipihak kebaikan. yang terdepan bukan mendepak yang terbelakang dia harus bisa memanfaatkan posisinya untuk sebuah kemerataan.

Bosan rasanya bertengkar dengan bangsa sendiri. ingin dianggap pihak yang paling benar dan paling hebat dari pihak lainnya. padahal tanpa kita sadari kita melawan sahabat kita sendiri, sahabat yang ingin perubahan baik di negeri ini, sahabat yang dalam hati kecilnya ingin tercipta sebuah kedamaian, satu visi dalam memajukan negeri ini. lawan kita adalah bangsa lain yang mengingkan kita bertengkar dan hancur oleh tingkah laku kita sendiri. mereka mengadu domba, karena dengan itu mereka tidak perlu cape-cape melawan kita secara langsung.

Saya tidak menuduh bangsa mana yang ingin mengadu domba, cuman hanya berjaga-jaga saja dengan melihat keadaan bangsa kita sekarang yang bertengkar dengan bangsanya sendiri. mau sampai kapan pertengkaran ini terjadi, saling memberitakan keburukan pihak lain sedangkan keburukan pihaknya ditutup-tutupi. jika memang pihak kita salah akui saja kesalahan itu beritakan kepada pihak lain. memang mencoreng nama baik pihak Anda tapi anda akan mendapat sebuah penghormatan dari pihak lain karena kebijaksanaan Anda. Respect!

Kadang sulit mengakui kebenaran pihak lain karena nafsu kita tidak mau mengakuinya. pihak kitalah yang paling benar dan pihak lain salah. mungkin itu pikiran dasar Anda yang mendukung suatu pihak. kalau itu terus tertanam sulit sekali menemukan sebuah perdamaian. karena tidak ada kata sepakat dalam suatu permasalahan. ikutilah kata hati bila dia memang membisikan hal yang baik karena sifat kemanusiaan kita memang baik pada dasarnya. kadang hati merasa janggal bila kita terus mempertahankan suatu keburukan, dan hati tidak mau menerimanya.

Bila ingin lebih tersentuh, ingatlah kembali perjuangan pendahulu kita. apa yang mereka perjuangkan, ya untuk kedamaian kita. kenapa kita hancurkan tujuan mereka oleh ego kita. jangan membuat perjuangan mereka sia-sia, sama saja kita tidak menghargai perjuangan tumpah darah mereka. jangan membuat mereka sedih dengan apa yang terjadi sekarang yang penuh dengan pertengkaran. biadab sekali bila kita tetap dengan ego kita dalam sebuah pertengkaran, mana bentuk penghargaan kita terhadap pahlawan, jangan sampai rasa kemanusiaanmu kalah oleh tingkah busukmu.

ya saya akui kita punya jalan yang berbeda asal tujuan itu sama kenapa mesti bertengkar, setiap orang menginginkan bangsa ini maju, kecuali penghianat. lantas kenapa kita melawan mereka yang befikiran sama untuk kemajuan, kenapa tidak bersatu saja mencapainya. bukan kami saja yang melakukan tapi kita saja yang melakukan. karena dengan persatuan kemajuan InshaaAllah akan mudah terwujudkan.

uraian kata-kata sederhana yang saya tuliskan untuk mengajak kita kembali dalam kesadaran akan persatuan yang selama ini kita tutup-tutupi karena keberpihakan. kita dibutakan oleh perbedaan padahal disana ada celah untuk kita saling mengulurkan tangan, berjuang bersama untuk kemajuan.

Hidup ini butuh perdamaian kawan bukan pertengkaran antar sesama. lawanlah keburukan, lawan lah bisikan Syaitan. bila terus anda dengarkan pertengkaran ini akan sulit dileraikan. bosanlah dalam keburukan, bosanlah pertengkaran. Gunakan selalu kebijakan, hati yang selalu berdasar atas kebenaran dan cinta akan sebuah kedamaian.

DAMAI ITU INDAH KAWAN

By M. Saepul Bahri

#CMIIW







0 komentar: